Dual SIM Smartphone dengan Spesifikasi Terbatas
Selain meluncurkan seri Galaxy Mega 6.3", Samsung juga mengeluarkan Samsung Galaxy Mega 5.8 Duos. Di Indonesia, varian yang dikeluarkan khusus seri ini adalah seri "DUOS" alias siap menampung dual SIM. Memiliki kode 19152 (bukan 19150) yang Single Core, Galaxy Mega 5.8" lebih mirip Galaxy Note II jika dilihat dari segi ukuran.
Menyasar pengguna yang menginginkan spesifikasi menengah tapi dengan layar besar, Galay Mega 5.8" hadir dengan spesifikasi yang kurang menggigit.
 |
Samsung Galaxy Mega 5.8 Duos |
Dari segi resolusi layar misalnya. Di saat banyak ponsel dengan layar kurang dari 5.5" sudah beralih ke Full HD 1080p, layar di Galaxy Mega 5.8" justru tak sampai HD. Sebagai perbandingan, layar Galaxy Mega 6.8" memiliki ketajaman 233ppi, Galaxy Note II dengan 267ppi, dan Galaxy S4 dengan 441ppi. Berapa ketajaman layar Galaxy Mega 5.8"? Mengusung resolusi 540 x 960 di layar 5.8", ketajaman yang dimiliki Galaxy 5.8" hanya 190ppi.
Ukuran ppi memang bisa diperdebatkan efeknya di penggunaan sehari-hari. Karena logikanya, semakin besar layar, maka jarak antara mata dan layar pun semakin jauh sehingga kecilnya ppi jadi tidak terlalu masalah. Perbedaan urusan ketajaman baru sangat terasa ketika menggunakan Galaxy Mega 5.8" dari jarak dekat atau kurang dari 30cm.
Dari sisi audio, selain seri Galaxy S4, fitur Group Play juga hadir di seri Mega. Posisi speaker dibelakang bagian atas cukup membantu suara yang keluar agar tetap jelas. Pilihan equalizer di SoundAlive juga cukup berguna saat mendengarkan lagu. Tidak lupa hiburan gratis yang bisa diakses dan dinikmati kapanpun yaitu Radio FM.
Dari sisi desain, sejak dirilis Galaxy S3, desain produk ponsel Seri Galaxy tak mengalami banyak perubahan. Bahkan di mata orang awam sekalipun akan sulit membedakan satu seri dengan seri lainnya. Terbuat dari bahan plastic memang berguna untuk mengurangi bobot akhir ponsel, namun kesan yang timbul jadi lebih murah. Bagian pinggir Galaxy Mega 5.8" dibalut lapisan metal, tipisnya ukuran bezel membuat ukuran ponsel jadi tidak terlalu lebar.
Dari sisi interface, mengalkan fitur TouchWiz, pengguna yang terbiasa dengan Samsung tidak akan repot saat menggunakan smartphone ini pertama kali. Tapi untuk pemula, fitur Easy Mode juga bisa diaktifkan untuk memandu Anda menggunakan smartphone ini sehingga Anda tidak kebingungan.
Untuk urusan prosesor kali ini Samsung lebih memilih untuk menggunakan prosesor dan GPU keluaran Broadcom ketimbang Qualcomm atau Exynos. Di atas kertas, hasil benchmark menunjukkan performa Broadcom Dual Core berbasis ARMv7 ini masih di bawah sang kakak yaitu Galaxy Mega 6.3" yang juga menggunakan Dual Core. Namun untuk urusan grafis, VideoCore IV sanggup menjalankan Beach Buggy Blitz dengan kualitas grafis maksimum tanpa kendala.
SPESIFIKASI
Dimensi | 162,6 x 82,4 x 9 mm |
Berat | 182 gram |
Jenis Kartu SIM | Dual Micro-SIM |
Jaringan 2G | 850/900/1800/1900 MHz |
Jaringan 3G/3.5G | HSDPA 850/900/1900/2100 MHz |
Jaringan 4G | Tidak |
Layar | TFT LCD (540x960 piksel) 5.8 inci |
Sistem Operasi | Android 4.2.2 Jelly Bean |
Prosesor | Broadcom Dual Core 1.4 GHz, VideoCore IV |
Memori Internal | 8GB dan 1GB RAM |
Memori Eksternal | Ya (microSD) up to 64 GB |
Bluetooth | Ya (v4.0) |
Infrared | Tidak |
WiFi | Ya (a/b/g/n) |
Port 3.5 MM | Ya (microUSB + MHL) |
Kamera Utama | 8 MP Autofocus + LED Flash |
Kamera Depan | 2 MP |
Radio FM | Ya |
Fitur Lain | A-GPS, Polaris Office 5, Group Play, S Voice, Samsung Link, dan sebagainya |
Baterai | Li-ion 2.600 mAh |
Harga | Rp. 4.500.000 |
Keunggulan Smartphone Samsung Galaxy Mega 5.8"
- Mendukung Dual Micro SIM
- Tersedia fitur Smart Stay dan Multi Window
- Power Saving Mode
Kekurangan Smartphone Samsung Galaxy Mega 5.8"
- Tidak ada fitur PhotoSpher
- Ketajaman layar rendah
- Kapasitas internal kecil