Tips Membeli Gadget
Hal-Hal yang Perlu Anda Perhatikan sebelum Membeli Gadget
 |
Tips Membeli Gadget |
Semua produk komersial berbentuk barang memiliki garansi yang ditanggung oleh produsen atau distributor. Sifat dan jangka waktunya pun beragam. Untuk jangka waktu, rata-rata ditanggung selama satu tahun. Tapi perlu diingat, ada syarat dan ketentuan agar produk tersebut bisa dikalim jika mengalami kerusakan.
Registration
Saat membeli gadget baru, hal umum yang ditanyakan adalah bagaimana garansinya.jika didapat dari toko distributor atau toko ritel resmi, tentu pihak penjual akan menjawab, "Ditanggung oleh pihak xxxx selama xxxx tahun." Jika demikian, Anda sebagai konsumen wajib mengirimkan kartu yang disertai cap dari toko bersangkutan ke alamat yang diminta.
Mengapa ini perlu dilakukan? Karena produk yang dijual memiliki kode dan tanggal produksi. Jadi ketika Anda tidak mengirimkan kartu garansinya, maka garansi berlaku dari tanggal gadget itu dibuat. Faktor penting lainnya, rata-rata kartu garansi wajib dikirimkan maksimal 7 hari dari tanggal pembelian.
Contohnya sebuah ponsel yang diproduksi pada bulan Mei 2012 dan kemudian Anda membelinya pada Agustus 2012. Jika tidak terdaftar, maka garansi tersebut dihitung per Mei 2012 dan akan habis pada Mei 2013 jika memiliki jangka waktu 1 tahun. Siapa yang dirugikan? Tentu Anda sebagai konsumen. Apakah pihak penjual salah? Tentu tidak, karena saat membeli Anda dianggap sudah tahu dan menyetujui semua ketentuan tersebut. Ini yang paling sering dialami oleh semua konsumen. So musti lebih teliti.
Online Registration
Kalau Anda tidak mau repot, ada cara paling mudah untuk mendaftarkan garansi yaitu melalui laman registrasi online. Cara ini sudah cukup lama dilakukan Apple, bahkan bisa berfungsi untuk memeriksa sisa garansi hanya dengan memasukkan nomor serial. Untuk vendor/merk lain, sebenarnya juga sudah dilakukan, tapi untuk Indonesia, baru beberapa saja yang menyediakan.
Berikut beberapa vendor/merk yang telah menyediakan laman online registration:
Warranty Cover
Untuk garansi servis atau penggantian, masing-masing vendor memiliki kebijakan tersendiri. Namun yang jelas, seperti baterai (termasuk tutup baterai jika ada), kabel charger, earphone, dan aksesoris lain selain gadget utama tidak termasuk. Ada beberapa kasus dimana aksesoris pendukung tersebut ternyata tidak berfungsi sebagaimana mestinya, jadi selalu lakukan cek dan ricek pada saat membeli.
Untuk gadget utama, hal-hal yang tidak ter-cover dalam garansi – atau menyebabkan garansi menjadi hangus – biasanya karena kesalahan pengguna atau factor alam. Contohnya, melakukan modifikasi software (root, jailbreak, dsb) dan gadget mengalami benturan keras atau terkena cairan.
Claim Procedure
Setelah Anda melakukan prosedur untuk mendapatkan garansi – dan sudah merawat gadget sebaik mungkin – tapi tiba-tiba gadget tidak berfungsi normal, apa yang harus dilakukan? Langkah pertama yang harus diingat adalah sesegera mungkin menghubungi pihak service center resmi yang ditunjuk. Membawa ke toko tempat di mana Anda membeli mungkin terkesan lebih praktis, tapi pada akhirnya prosesnya bisa lebih lama.
Selain gadget, siapkan plus dus pembelian, potongan garansi, kartu garansi, dan yang paling adalah nota pembelian. Pihak service centre biasanya sudah memiliki database dari perangkat yang mereka jual dan Anda cenderung tak perlu menunjukkan itu semua. Namun ketika masa garansi berbeda dengan yang tertera di nota atau yang dijanjikan, barulan Anda menunjukkan bukti-bukti sah tersebut. Catat nama petugas yang melayani dan minta bukti penyerahan servis sebelum meninggalkan lokasi.
Grey Area
Di Indonesia, banyak kasus di mana barang yang dijual bukanlah dari distributor resmi yang ditunjuk namun memiliki izin untuk dijual. Kategori ini biasanya disebut ranah abu-abu atau grey area. Contoh paling banyak ada pada perngkat keluaran BlackBerry (BB) dan Apple. Untuk Apple, jika produknya merupakan hand carry dari luar, Anda bisa saja mendapatkan garansi internasional dan berlaku di Indonesia. Namun biasanya tidak berlaku untuk seri iPhone.
Untuk BB, iming-iming harga lebih murah ketimbang dari garansi distributor resmi sangat menggiurkan. Apalagi jangka waktunya sama dengan distributor resmi, yaitu dua tahun. Namun perlu diingat, bahwa membeli dari distributor non-resmi (tidak ditunjuk oleh BlackBerry Indonesia) artinya Anda hanya bisa melakukan klaim ke service cntre distributor saja.
Ini berbeda dengan BB yang dibeli resmi, Anda cukup datangi BlackBerry Expert Centre (BEC) dan BB yang dibeli seperti dari Comtech atau TAM.
Hal-hal lain yang perlu diperhatikan
- Jika membeli via online, periksa segel dan barang yang diterima.
- Hak kepemilikan garansi biasanya hanya berlaku untuk tangan pertama. Jika terpaksa membeli bekas (second), usahakan disertai nota awal pembelian.
- Gunakan akssesoris original atau OEM untuk menghindari kerusakan.
- Lokasi yang terlalu lembab juga bisa membuat gadget rusak seperti kemasukan air, dan lain sebagainya.
- Men-servis di tempat tidak resmi (dalam masa garansi)otomastis menghilangkan garansi (Void).